Translate

Tampilkan postingan dengan label DR Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DR Cinta. Tampilkan semua postingan

05/09/15

Misua

Pilih suami itu jangan mikir-mikir orang tuanya kaya atau enggak, karena yang kita nikahi itu anaknya, bukan bapaknya.
Buat apa punya mertua kaya kalau suami tak bisa menjalankan usaha/bekerja?

Karena sebanyak apapun harta yang diwariskan orang tua akan habis jika si anak tak mampu mengelolanya dengan baik.

Tapi, bila calon suami yang kita pilih itu karena kepribadiannya yang baik, akhlak dan perangainya yang mulia, serta keimanan dan ketaatannya yang selalu terjaga.

Jangan risau jika lelaki seperti ini belum memiliki penghasilan tetap! 

Yakinlah bahwa keimanan dan kemuliaan akhlaknyalah yang akan membuat Alloh mengantarkan rejeki-rejeki yang tak terduga bagi calon suami anda. Membukakan jalan-jalan usaha baru dan memberikan kebahagiaan dunia akhirat untukmu. (anonim)


25/08/15

Menikah


Menikah....
Tidak perlu mendapatkan orang yang sempurna


Menikah...
Adalah bab mengambil keputusan, setelah kamu melakukan proses pencarian.

Tidak ada manusia sempurna, selalu ada saja kekurangannya. 

Jika kamu melihat gadis cantik...di tempat lain juga ada gadis yang lebih cantik. Jika kamu tertarik pemuda tampan, di tempat lain juga ada pemuda yang lebih tampan.

Kamu hanya memerlukan seseorang yang akan menemanimu, mengerti dirimu, bisa menerima kondisimu, mau menjadi sahabatmu dalam suka dan duka, melewati hidup bersama dalam segala keadaannya.

Kamu tidak memerlukan seseorang yang sempurna untuk menjadi suami atau istrimu, karena memang tidak ada lelaki sempurna, tidak ada perempuan sempurna.

Siapapun yang kamu pilih untuk menjadi pendamping hidupmu, ia selalu memiliki kekurangan.  Sebagaimana dirimu pun memiliki kekurangan.

Maka jangan pernah berharap kesempurnaan dari manusia. Sebab kesempurnaan hanya milik Alloh.

Kamu hanya perlu memutuskan untuk memilih seseorang yang mencintaimu karena Alloh. Bisa menemanimu karena Alloh. Bisa membahagiakanmu karena Alloh

05/04/15

Menikah adalah untuk Menyempurnakan Agama

Disadari atau tidak, dasar sebagian besar orang berumah tangga adalah untuk menyempurnakan agamanya. Hal inilah yang perlu diwanti – wanti, dicermati terus guna membangun sebuah rumah tangga yang bahagia.

Rasulullah SAW bersabda, “Ketika seorang hamba menikah, maka sungguh ia telah menyempurnakan separo agamanya, maka hendaklah dia bertakwa kepada Allah  pada separo sisanya.” (Rowahu al-Baihaqi)

Sebagai start awal dan dasar tindakan, maka ke depannya harus dipahami terus dan dilestarikan, jika dalam perjalanan biduk rumah tangganya melenceng atau keluar jalur dari tujuan utamanya: untuk menyempurnakan agama. Bagi pasutri yang tidak meletakkan niat menyempurnakan agama ini sebagai hal yang utama dan number one, maka sebaiknya harus segera dikoreksi. Taruhlah hal ini sebagai prioritas utama. Sebab kesempurnaan agama yang dimaksud bukanlah kesempurnaan agama satu pihak saja. Kesempurnaan agama suami thok atau kesempurnaan agama istri thok.  Melainkan kesempurnaan agama bagi kedua belah pihak, baik suami maupun istri. Jadi, kalau yang merasa diuntungkan hanya sebelah pihak saja berarti kurang sempurna. Harus dua – duanya. Ya, baik dari suami maupun istri. Dan keadaan saling menguntungkan inilah maksud adanya janji pertolongan Allah karenanya.

Dari Abu Huroiroh ra. ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Ada tiga manusia yang Allah pasti menolong mereka, yaitu mujahid di jalan Allah, budak yang berniat melunasi pembebasannya, dan orang yang menikah karena ingin terjaga.” (Rowahu at-Tirmidzi, ia berkata ini hadits hasan shohih).

Karena dasar menyempurnakan agama itu bersifat universal, multi aspek, maka ia tidak menafikan adanya pilihan – pilihan lain dalam memilih calon pasangan. Boleh pilih yang cantik rupawan, boleh memilih yang model kebarat – baratan, boleh yang kriting, dsb, asal suka dan agamanya oke punya. Juga boleh memilih yang kaya, bisnisman, enterpreneur, dsb yang penting punya agama yang paten. Boleh juga memilih yang ningrat, berpangkat, dsb asal tetap ditunjang agama yang baik. Atau bahkan gabungan dari ketiganya cantik, kaya dan ningrat dengan kualitas pemahaman agama yang akuntabel. Orang jawa bilang bobot, bibit, bebet. Namun pilihan – pilihan itu ada konsekuensi dan problematikanya, sehingga Nabi SAW memberikan password agar dalam mengusung niat berumah tangga atas dasar agama. Sebab ia mencukupi, mampu mewadahi dan melintasi batas ketiga unsur lainnya.

Dari Abu Huroiroh ra., bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Perempuan itu dinikahi karena empat perkara; karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya dan karena agamanya, raihlah/carilah yang taat beragama, niscaya kamu beruntung.” (Rowahu al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, an-Nasa’i dan Ibnu Majah).

Pada dasarnya kecantikan, kedudukan dan kekayaan bersifat lahiriah semata. Sedangkan ketaatan beragama bersifat lahir dan batin. Berasal dari kepahaman hati dan tampak dalam amalan. Kepahaman membungkus setiap sifat dan gerak – gerik dalam keseharian. Singkatnya dengan mempunyai kepahaman agama yang baik, seperti bertindak di saat yang tepat, tempat yang tepat dan sasaran yang tepat. Jadi tidak pernah meleset. Oleh karena itu, sungguh sangat berharga mempunyai pasangan yang taat beragama.

Dari Anas ra., bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang dikaruniai Allah istri yang sholihat, maka sungguh Allah telah menolongnya atas separo agamanya, maka hendaklah dia bertakwa kepada Allah dalam separo yang lainnya.” (Rowahu ath – Thabrani dalam al-Mu’jam al-Ausath dan al –Hakim)

Maka, ketika pergi ke peraduan, saya sering mengingatkan istri akan tujuan berumah tangga yang sedang kami bina. Ia tidak bertujuan mencari kedudukan, juga bukan kepangkatan dan juga bukan untuk memproduksi kekayaan dan kecantikan, melainkan ingin mencari surga selamat dari neraka. Hal itu tertulis jelas di dalam Surat Lamaran yang dulu pertama kali saya buat kukirim kepadanya. Dan eloknya, istri saya masih menyimpannya dengan rapi di dalam document file miliknya. Ketika kutanya kenapa? Dia menjawab, “Untuk mengingatkan kelak kalau kita lupa.” Karenanya di akhir dialog sering saya mensyukurinya – jazaakillaahu khoiro – mau menjadi istri saya. Dan hadiah tak terduga pun selalu hadir setelahnya. Anda tahu kan?



28/01/15

Bila Aku Jatuh Cinta

Yaa…Alloh… aku minta izin
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau

Yaa…Alloh…Aku punya pinta
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh

Ya…Alloh...
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan kasih-Mu
dan membuatku semakin mengagumi-Mu

Yaa...Alloh...
Bila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu

Ya...Alloh...
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugrahkanlah aku cinta-Mu...
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu

23/08/14

Bahagia Berkeluarga

Pahamilah ayat dibawah ini:

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS ar-Ruum 21)

Ayat ini menyatakan bahwa tiap-tiap manusia itu ada jodohnya (azwaajan), maka agar tenang mereka (litaskunuu ilaihaa) Alloh manjadikan mereka ber kasih sayang (mawaddatan warohmah).  Inilah Anugrah dari Alloh bagi laki dan perempuan yang telah menikah sehingga timbul rasa simpati dalam pribadi mereka.

Dengan ayat tsb, timbul rasa cinta suami kepada istrinya dan sebaliknya. Sehingga mereka menyatu bisa merasakan nikmat oleh suami juga dirasakan oleh istri juga sebaliknya..

Rasa simpati dan cinta ini oleh karena ikatan perkawinan yang mempertemukan keduanya.  Ketika bertemu keduanya atau ber 'amal sholeh' keduanya membawa barokah.  

Bagi si perempuan/istri...ia merasakan telah menjadi bagian dari laki-laki/suami tersebut.  

Bagi si suami tsb juga sangat senang dan menambah cintanya, sehingga ia selalu berusaha memberi kemewahan dan membahagiakan istrinya.

Maka hilanglah hal-hal yg membedakan dan rintangan-rintangan diantara keduanya. Dan keadaan inilah maksud adanya janji pertolongan Allah

Barokallohulakuma buat Fany dan Tya..

07/06/14

Percayai Qodar

Manusia tidak suka dengan penolakan. Ia ingin semua keinginannya selalu terpenuhi. Padahal ditolak adalah salah satu bagian dari kehidupan kita. Kata seorang kawan, hidup itu adakalanya tidak bisa memilih. Perkataan itu benar adanya, cobalah kita renungkan, kita lahir kedunia ini tanpa ada pilihan; terlahir sebagai seorang pria atau wanita, berkulit coklat atau putih, berbeda suku bangsa, dsb. Demikian pula rezeki dan jodoh adalah hal yang berada di luar pilihan kita.  Kita hanya bisa menduga dan berikhtiar, tapi Allah juga yang menentukan.


”Sesungguhnya kalian dikumpulkan penciptaannya di dalam rahim ibunya selama 40 hari kemudian menjadi janin, lalu Allah mengutus malaikat dan diperintahkannya dengan empat kata dan dikatakan padanya: tulislah amalnya, rizkinya, jodoh dan ajalnya” (HR.Bukhari)

Pabila Cinta Ditolak


Seperti lagunya Ebiet G Ade dibawah ini...

Cintaku Kandas di Rerumputan

Aku mulai resah menunggu engkau datang
Berpita jingga, sepatu hitam
Kau bawa cinta yang kupesan ho...
Aku mulai ragu dengan keberanianku
Berapa cinta kau tawarkan?
Berapa banyak yang kau minta? Ha
Aku merasa terjebak dalam lingkaran membiusku
namun dorongan jiwa tak sanggup kutahan
Iblis manakah yang merasuk
aku memilih cara ini?
Mungkin karena 'ku merasa tak punya apa-apa


Dan ketika engkau datang
aku pejamkan mataku
Samar kudengar suaramu lembut memanggil namaku
Seketika sukmaku melambung
Kuputuskan untuk berlari menghindarimu sejauh mungkin
Cintaku kandas di rerumputan
ho ho ho ho ho ho ho ho ho
du du du du du du du du du
du du du du du du ho ho ho ho
du du du du du du du du du du du du du du du


Aku mulai sadar cinta tak mungkin kukejar
Akan kutunggu, harus kutunggu
sampai saatnya giliranku
Dan ketika engkau datang
aku pejamkan mataku
Samar kudengar suaramu lembut memanggil namaku
Seketika sukmaku melambung
Kuputuskan untuk berlari menghindarimu sejauh mungkin
Cintaku kandas di rerumputan
ho ho ho ho ho ho ho ho ho


Saya doakan semoga saudaraku yang mengalami penolakan, akan menemukan calon pasangan lain yang lebih baik dari yang menolak tersebut

Bagaimana rasanya bila kalimat di atas dialami oleh Anda?  Bisa saja langit terasa runtuh, hati berkeping-keping. Sang pujaan hati yang kita harapkan menjadi teman setia dalam mengarungi perjalanan hidup menampik lamaran kita. Segala asa yang pernah coba ditambatkan akhirnya karam. Cinta suci akhirnya bertepuk sebelah tangan.

Begitulah drama kehidupan menuju mahligai pelaminan memang berliku. Ada yang menjalaninya dengan smooth, amat mulus, tapi ada yang berliku penuh onak duri, bahkan ada yang pupus ditengah perjalanan karena cintanya tak bertaut dalam mahligai pernikahan.

Ini bukan saja dialami oleh para muda, kaum mudi-pun bisa mengalaminya. Bedanya, para pemuda mengalami secara langsung karena posisi mereka sebagai subyek/pelaku aktif dalam proses melamar. Sehingga getirnya kegagalan cinta, seandainya memang terasa getir- langsung terasa. Sedangkan kaum mudi perasaanya lebih aman tersembunyi karena mereka umumnya berposisi pasif, menunggu lamaran. Tapi manakala sang arjuna yang didamba memilih berlabuh dihati yang lain kekecewaan juga merebak dihati mereka.

Siapapun berhak kecewa manakala keinginan dan cita-citanya tidak tercapai. Perasaan kecewa adalah bagian dari naluri  yang diciptakan Alloh pada manusia. Manusia bukan onggokan daging dan tulang belulang. Ia juga bukan robot yang bergerak tanpa perasaan, tapi manusia memiliki emosi jiwa. Ia bisa bergembira tapi juga bisa kecewa.

Emosi negatif, seperti perasaan kecewa akibat tertolak, bukannya tanpa hikmah. Kesedihan akan memperhalus perasaan manusia, bahkan akan meningkatkan kepekaannya pada sesama. Bila dikelola dengan baik maka akan semakin matanglah emosi yang terbentuk. Tidak meledak-ledak lalu lenyap seketika. Ia akan siap untuk kesempatan berikutnya; kecewa ataupun bergembira. Jadi mengapa tidak bersyukur manakala kita ternyata bisa kecewa? Karena berarti kita adalah manusia seutuhnya.

Kegagalan meraih cinta juga bukan pertanda bencana. Tapi akan memberikan pelajaran berharga pada manusia. Seorang filsuf bernama John Charles mengatakan : Orang-orang yang gagal dibagi menjadi dua; yaitu mereka yang berfikir gagal padahal tidak pernah melakukannya, dan mereka yang melakukan kegagalan dan tak penah memikirkannya.


Karenanya kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, tapi justru awal dari segala-galanya. Ambillah pelajaran dari sebuah kegagalan lalu buatlah perbaikan diri. Tentu saja itu dengan tetap mengimani qodar Allah SWT.  

03/04/14

cintailah orang yang kamu nikahi.


Seorang anak bernama Husain bin Ali bin Abi Thalib (cucu Rasulullah SAW) bertanya kepada ayahnya, Ali bin Abi Thalib; "Apakah engkau mencintai Allah?"
Lalu Husain bertanya lagi; "Apakah engkau mencintai kakek dari Ibu (Rasulullah SAW, maksudnya)?"
Ali bin Abi Thalib pun kembali menjawab, "Ya".
Husain bertanya lagi; "Apakah engkau mencintai Ibuku?"
Lagi-lagi Ali bin Abi Thalib menjawab;"Ya".
Husain kecil kembali bertanya; "Apakah engkau mencintaiku?"
Ali bin Abi Thalib menjawab; "Ya".
Terakhir Si Husain yang masih polos itu bertanya; "Ayahku, bagaimana engkau menyatukan begitu banyak cinta di hatimu?"
Kemudian Ali bin Abi Thalib menjelaskan; "Anakku, pertanyaanmu hebat! Cintaku pada kakek dari ibumu (Nabi SAW), ibumu (Fatimah ra) dan kepada kamu sendiri adalah kerena cinta kepada Allah. Karena sesungguhnya semua cinta itu adalah cabang-cabang cinta kepada Allah SWT.”
 
Berkeluarga tak lepas dari masalah cinta. Dan begitu banyak perhiasan cinta dalam diri seorang anak manusia, seperti yang digambarkan Allah dalam ayatnya. Bahwa Allah menghiasi manusia dengan beberapa kecintaan mulai dari wanita, keturunan, harta benda, ternak dan kendaraan. Hal ini disampaikan dengan jelas dan arif dalam kitabNya ;
 
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (Ali Imron:14)
 
Maka, ada istilah yang ngetop sebagai sebuah haluan sebelum pernikahan, yaitu menikahlah dengan orang yang kamu cintai. Rasanya, idiom ini tidaklah salah. Akan tetapi istilah ini juga tidak seratus persen benar. Cinta memang penting sebagai landasan berumah tangga, tetapi lebih penting lagi idiom yang kedua ini, yaitu cintailah orang yang kamu nikahi.
 
Beruntung bagi pasangan yang sedari awal menikah sudah berlandaskan cinta, sehingga sekarang tinggal meneruskan dan menjaga dengan terus mencintai orang yang Anda nikahi. Bagi yang awal penikahan belum dihampari dengan rasa cinta pun tetap masih beruntung, sebab belum telat untuk membangun keluarga bahagia dengan mencintai pasangan setelah menikah.
 
Bagi yang masih susah memulai mencintai orang yang kamu nikahi, simaklah dialog inspiratif di atas. Ketika kita mulai sadar bahwa semua cinta itu adalah cabang-cabang cinta kepada Allah SWT, segeralah mencintai Allah dengan sepenuhnya. Insya Allah cinta-cinta yang lain akan gemrudul menyusul bersamanya. Dan apa yang dikatakan Allah dalam mencari keluarga sakinah mawaddah warohmah bukan hal yang sulit. Bersama cintaNya semua bisa. Karena itu, didalam ajaran agama hal utama dalam memilih pasangan hidup adalah kefahaman agamanya. Sebab dengan kefahaman agama yang baik melempangkan jalan cinta kepada Allah dan cinta-cinta yang lain dengan indahnya, sederhana dan apa adanya.
 
Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah SAW bersabda: ”Perempuan itu dinikahi karena empat hal, yaitu: harta, keturunan, kecantikan, dan agamanya. Dapatkanlah wanita yang taat beragama, engkau akan berbahagia.” (Shohih Muttafaq Alaihi dan Imam Lima)

06/07/13

Mar atussholihah

Punya istri sholihah…sebaik2nya kenikmatan dunia

1.Imroatan chofifatan…. 
     Istri yg bisa menjaga ibadahnya… juga taat pd suaminya……akan dimintakan ampun….burung2 yg ada dilangit, dan ikan2 yg ada di laut, juga malaikat yg ada dilangit

2. Termasuk juga…..yg mana’an….
     "Sakitnya/pahalanya wanita yg melahirkan…Pol 
      …pahalanya tidak diberi tahu Alloh (pdd LB)

3. Banyak sabarnya / bisa menerima /syukur
4. Punya anak yg baik

05/04/13

AKU, KAU & KUA

ada AKU, ada KAU, ada KUA.... Jadikan ajaaa..!


Janji Pertolongan Alloh


Rasullulloh SAW bersabda: "Ada tiga manusia yg Alloh pasti menolong mereka, yaitu mujahid dijalan Alloh, budak yg berniat melunasi pembebasannya dan orang yg MENIKAH karena ingin TERJAGA" (Rowahu at-Tarmidzi, ia berkata hadits hasan shohih)

13/05/08

Cinta & Perkawinan


Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan

Cinta itu adanya didalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yg lebih.

Ketika pengharapan & keinginan yg berlebih akan cinta, maka yg didapat adalah kehampaan....tiada sesuatupun yg didapat & tidak dapat dimundurkan kembali.

Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur

Terimalah cinta apa adanya...

Perkawinan adalah kelanjutan dari cinta

Adalah proses mendapatkan kesempatan, ketika kamu mencari yg terbaik diantara pilihan yg ada, maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya.

Ketika kesempurnaan ingin kamu dapatkan, maka sia-sialah waktumu dalam mendapatkan perkawinan itu, karena kesempurnaan itu hampa adanya...

30/10/07

Open Your Heart


Banyak orang bilang, cinta itu begitu sulit di tebak. Ia bagaikan burung yg menari-nari di sekeliling kita, mengepakkan sayapnya yg penuh warna, memikat dan menarik hati untuk menangkapnya. Saat kita begitu menginginkan cinta dalam genggaman, ia terbang menjauh. Namun saat kita tidak mengharapkan, cinta hadir tanpa di-undang. Kitapun tidak bisa memaksakan cinta sekehendak hati kita. Memang cinta adalah fenomena hati yg sulit dimengerti.

Sebenarnya kita tidak perlu memeras otak terlalu keras untuk mengerti cinta, bahkan semakin keras kita memikirkan cinta, maka semakin lelah pula kita. Cinta adalah untuk dirasakan, bukan dipikirkan. Yakinlah bahwa cinta yang kita inginkan akan datang pada saat yg tepat. Namun bukan berarti kita hanya duduk menanti cinta.

Sebarkanlah cinta, pada keluarga, sahabat-sahabat kita dan sesama. Dengan memberikan cinta cinta maka kita telah 'mengundang' cinta untuk datang. Kita hanya perlu membuka hati. Biarkan kecantikan hati kita memancar, mempesona cinta-cinta yg terbang disekeliling kita untuk akhirnya hinggap dan bersemayam di hati kita selamanya.

Open your heart, thenit will find its own way...

31/07/07

Cintailah C I N T A

Memang menyakitkan ketika kita mencintai seseorang namun ia tak membalasnya, tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika kita mencintai seseorang dan kita tak pernah dapat menemukan keberanian untuk mengungkapkan perasaan kepadanya.

Sebuah hal yang menyedihkan dalam hidup ketika kita bertemu seseorang yangg sangat berarti bagi kita, hanya untuk mengetahui pada akhirnya seseorang tersebut tidak ditakdirkan bersama kita, sehingga kita harus dengan berat hati membiarkannya pergi dan berlalu.

Teman terbaik adalah teman dimana kita duduk bersama disebuah ayunan, tanpa ada ucapan sekatapun, dan kita harus berpisah dengannya, terasa seolah hal tersebut merupakan percakapan paling menyenangkan yang pernah dilakukan bersama.

Adalah benar bahwa kita takkan pernah tahu apa yang telah kita dapatkan hingga kita kehilangannya. Tetapi adalah benar juga, ketika kita tidak tahu apa yang telah hilang, hingga hal tersebut menghampiri kita.

Impikan saja apa yang kita impikan, pergi saja kemanapun kita pergi, jadilah sebagai sosok yang kita inginkan, karena kita hanya memiliki satu buah kehidupan dan satu buah kesempatan untuk dapat melakukan semua hal yang kita inginkan.

Letakkan diri kita sebagai layaknya orang lain, jika kita merasa hal yang kita lakukan akan menyakiti diri kita, hal tersebut mungkin akan menyakiti yang lain pula.

Kata-kata yang terucap tanpa perhitungan mungkin akan menyulut perselisihan, perkataan yang kejam dapat menghancurkan kehidupan, sebuah kata yang tak tepat mungkin juga akan menambah beban batin seseorang, dan...sebuah kata yang penuh cinta kasih mungkin dapat menyembuhkan dan memberikan berkah.

Orang yang paling bahagia adalah orang yang tidak merasa selalu membutuhkan hal terbaik, mereka hanya berpikir bagaimana hanya mencipta semua menjadi terbaik bagi mereka, yang berlalu dalam hidupnya.

Cinta dimulai dengan sebuah senyum, kemudian tumbuh dengan sebuah 'kecupan', dan berakhir dengan airmata. Ketika kita dilahirkan, kita menangis begitu kerasnya, sementara orang-orang disekeliling kita tersenyum bahagia. Ketika kita menanggalkan hidup maka, kita adalah pihak yang tersenyum bahagia....sementara orang-orang disekeliling kita menangis

20/06/07

Cinta & Perkawinan

Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, “Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?

Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta”

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.

Gurunya bertanya, “Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?”

Plato menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik)”. Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya”

Gurunya kemudian menjawab ” Jadi ya itulah cinta

Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya, “Apa itu perkawinan?

Bagaimana saya bisa menemukannya?”

Gurunya pun menjawab “Ada hutan yang subur didepan saja. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan”

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/ subur, dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja.

Gurunya bertanya, “Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?”

Plato pun menjawab, “sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong.

Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya”

Gurunyapun kemudian menjawab, “Dan ya itulah perkawinan

18/06/07

C I N T A

'When two people love each other, nothing is more imperative and delightful than giving' ~ Guy de Maupassant ~

Manusia jatuh cinta dengan menggunakan perasaan belaka. Betul, kita jatuh cinta dengan hati. Tapi agar tidak menimbulkan kekacauan di kemudian hari, kita diharapkan untuk juga menggunakan akal sehat. Bohong besar kalau kita bisa jatuh cinta dengan begitu saja tanpa bisa mengelak. Yang sesungguhnya terjadi, proses jatuh cinta dipengaruhi tradisi, kebiasaan, standar, gagasan, dan deal kelompok dari mana kita berasal. Bohong besar pula kalau kita merasa boleh berbuat apa saja saat jatuh cinta, dan tidak bisa dimintai pertanggungan-jawab bila perbuatan-perbuatan impulsif itu berakibat buruk suatu ketika nanti. Kehilangan perspektif bukanlah pertanda kita jatuh cinta, melainkan sinyal kebodohan. Cinta membutuhkan proses, Bowman juga menolak anggapan cinta bisa berasal dari pandangan pertama. "Cinta itu tumbuh dan berkembang dan merupakan emosi yang kompleks," katanya.

Untuk tumbuh dan berkembang, cinta membutuhkan waktu. Jadi memang tidak mungkin kita mencintai seseorang yang tidak ketahuan asal-usulnya dengan begitu saja. Cinta tidak pernah menyerang tiba-tiba, tidak juga jatuh dari langit. Cinta datang hanya ketika dua individu telah berhasil melakukan orientasi ulang terhadap hidup dan memutuskan untuk memilih orang lain sebagai titik fokus baru. Yang mungkin terjadi dalam fenomena "cinta pada pandangan pertama" adalah pasangan terserang perasaan saling tertarik yang sangat kuat-bahkan sampai tergila-gila. Kemudian perasaan kompulsif itu berkembang jadi cinta tanpa menempuh masa jeda. Dalam kasus "cinta pada pandangan pertama", banyak orang tidak benar-benar mencintai pasangannya, melainkan jatuh cinta pada konsep cinta itu sendiri. Sebaliknya dengan orang yang benar-benar mencinta, mereka mencintai pasangan sebagai personalitas yang utuh.

Cinta tidak menguasai dan mengalah, tapi berbagi. Bukan cinta namanya bila kita berkehendak mengontrol pasangan. Juga bukan cinta bila kita bersedia mengalah demi kepuasan kekasih. Orang yang mencinta tidak menganggap kekasih sebagai atasan atau bawahan, tapi sebagai pasangan untuk berbagi, juga untuk mengidentifikasi diri. Bila kita berkeinginan menguasai kekasih (membatasi pergaulannya, melarangnya beraktivitas positif, mengatur seleranya berbusana) atau melulu mengalah (tidak protes bila kekasih berbuat buruk, tidak keberatan dinomorsekiankan), berarti kita belum siap memberi dan menerima cinta.

Individu yang mencinta berbuat sebaik-baiknya demi kepentingan sendiri sekaligus demi (kebanggaan) pasangan. Dia berani berambisi, bermimpi konstruktif, dan merencanakan masa depan. Sebaliknya dengan yang jatuh cinta impulsif. Bukannya berpikir dan bertindak konstruktif, dia kehilangan ambisi, nafsu makan, dan minat terhadap masalah sehari-hari. Yang dipikirkan hanya kesengsaraan pribadi. Impiannya pun tak mungkin tercapai. Bahkan impian itu bisa menjadi subsitusi kenyataan.

Penganut faham romantik percaya cinta bisa mengatasi masalah. Seakan-akan cinta itu obat bagi segala penyakit (panacea). Kemiskinan dan banyak problem lain diyakini bisa diatasi dengan berbekal cinta belaka. Faktanya, cinta tidaklah seajaib itu. Cinta hanya bisa membuat sepasang kekasih berani menghadapi masalah. Permasalahan seberat apapun mungkin didekati dengan jernih agar bisa dicarikan jalan keluar. Orang yang tengah mabuk kepayang (berarti tidak benar-benar mencinta) cenderung membutakan mata saat tercegat masalah. Alih-alih bertindak dengan akal sehat, dia mengenyampingkan problem.

Cinta itu bergerak konstan. Maka kita patut curiga bila grafik perasaan kita pada kekasih turun naik sangat tajam. Kalau saat jauh kita merasa kekasih lebih hebat dibanding saat bersama, itu pertanda kita mengidealisasikannya, bukan melihatnya secara realistis. Lantas saat kembali bersama, kita memandang kekasih dengan lebih kritis dan hilanglah segala bayangan hebat itu. Sebaliknya berhati-hatilah bila kita merasa kekasih hebat saat kita berdekatan dengannya dan tidak lagi merasakan hal yang sama saat dia jauh. Hal sedemikian menandakan kita terkecoh oleh daya tarik fisik. Cinta terhitung sehat bila saat dekat dan jauh dari pasangan, kita menyukainya dalam kadar sebanding.

Dalam hubungan cinta, daya tarik fisik penting. Tapi bahaya bila kita menyukai kekasih hanya sebatas fisik dan membencinya untuk banyak faktor lainnya. Saat jatuh cinta, kita menikmati dan memberi makna penting bagi setiap 'kontak fisik'. Ketahuilah, hanya terasa menyenangkan bila kita dan pasangan saling menyukai personalitas masing-masing. Maka bukan cinta namanya, melainkan nafsu, bila kita menganggap kontak fisik hanya memberi sensasi menyenangkan tanpa makna apa-apa. Dalam cinta, afeksi terwujud belakangan saat hubungan kian dalam. Sedang nafsu menuntut pemuasan fisik sedari permulaan.

Cinta itu buta? Tidak sama sekali. Orang yang mencinta melihat dan menyadari sisi buruk kekasih. Karena besarnya cinta, dia berusaha menerima dan mentolerir. Tentu ada keinginan agar sisi buruk itu membaik. Namun keinginan itu haruslah didasari perhatian dan maksud baik. Tidak boleh ada kritik kasar, penolakan, kegeraman, atau rasa jijik. Nafsulah yang buta. Meski pasangan sangat buruk, orang yang menjalin hubungan dengan penuh nafsu menerima tanpa keinginan memperbaiki. Juga meninggalkan pasangan saat keinginannya terpuaskan, hanya karena pasangan punya secuil keburukan yang sangat mungkin bisa diperbaiki.

Orang yang benar-benar mencinta memperhatikan perkembangan hubungan dengan kekasih. Dia menghindari segala hal yang mungkin merusak hubungan. Sebisa mungkin dia melakukan tindakan yang bisa memperkuat, mempertahankan, dan memajukan hubungan. Orang yang sedang tergila-gila mungkin saja berusaha keras menyenangkan kekasih. Namun usaha itu semata-mata dilakukan agar kekasih menerimanya, sehingga tercapailah kepuasan yang diincar. Orang yang mencinta menyenangkan pasangan untuk memperkuat hubungan.

Selain berusaha menyenangkan kekasih, orang yang sungguh-sungguh mencinta memiliki perhatian, keprihatinan, pengertian, dan keberanian untuk melakukan hal yang tidak disukai kekasih demi kebaikan.

15/06/07

Trik-Trik MEREBUT HATI

KENDALIKAN PERASAAN CINTA

Inilah langkah pertama yang sangat penting dan menentukan. Meskipun anda sangat menyukai dan ingin memilikinya, anda harus selalu mengingatkan diri anda bahwa dia bukan segala-galanya. Semakin baik anda mengendalikan perasaan cinta anda, maka akan semakin siap anda untuk memburunya. Sebaliknya, kalau anda merasa sangat membutuhkannya dan seakan-akan tidak bisa hidup tanpa dia, anda berada dalam kondisi yang kurang prima untuk merebut hatinya. Mengapa? Sebab dia tidak tertarik pada kebutuhan anda akan cintanya. Dia lebih terpikat pada pribadi yang bisa memberinya kebahagiaan cinta.

HARGAILAH DIRI ANDA

Sadarilah bahwa anda sangat layak untuk dicintai dan memiliki cinta yang pantas untuk dimilikinya. Caranya ? Tunjukkan padanya betapa anda sangat menyayangi diri anda sendiri. Dengan cara itu anda membuktikan betapa berharganya diri anda dan cinta anda.

BERSIKAP MANIS

Buatlah dia merasa senang berada didekat anda. Bersikaplah ramah, lakukan hal-hal kecil yang bisa membuat senang. Hindari pembicaraan yang terlalu serius, keluhan dan gosip.

PERSIAPKAN 'KENCAN' ANDA

Persiapan diperlukan untuk menghindari terjadinya kevakuman suasana dan pertemuan yang membosankan. Bila anda belum berpengalaman, rencanakan acara kencan/pdkt anda dengan matang. Pikirkan bahan obrolan yang atau humor yang menarik. Pergilah ke tempat-tempat yang menyenangkan, carilah game yang bisa anda mainkan 'berdua', pesanlah makanan yang bisa anda nikmati bersama...

BUATLAH DIA MERINDUKAN ANDA

Mengapa anda jadi penasaran ketika adegan telenovela berakhir dengan tulisan 'bersambung' ? Sebab adegan berakhir ketika anda sedang asyik menikmatinya. Gunakan taktik yang sama untuk membuatnya merindukan kembali kehadiran anda. Akhiri pertemuan sebelum anda atau dia mulai merasa kehabisan bahan obrolan dan sebelum muncul rasa lelah. Semakin pandai anda mengakhiri kencan anda, akan semakin besar kerinduannya pada anda.

BERUSAHALAH MENYESUAIKAN DIRI

Penuhilah keinginannya dalam batas kemampuan anda. Bangkitkan minat anda pada hal-hal yang sangat disukainya. Hindari melakukan apa saja yang kurang disukainya. Pada taraf awal mungkin terasa berat dan kaku, namun lama kelamaan anda akan terbiasa.


BUATLAH DIA BERGANTUNG PADA ANDA

Bayangkanlah seorang pemuda yang semula tidak suka merokok tapi akhirnya kecanduan rokok. Dia menjadi sangat tergantung pada rokok lebih dari keinginannya pada makanan. Mengapa? Karena setiap hari dia menikmati rokok. Inilah rahasia untuk membuat dia bergantung pada anda. Puaskanlah kebutuhan emosionalnya, maka dia akan bergantung pada anda. Caranya? Beri dia perhatian, royal-lah memujinya secara tulus, tunjukkan sikap yang penuh pengertian....

BERSIKAPLAH JINAK-JINAK MERPATI

Kadang-kadang anda bersikap seakan-akan mudah untuk dimiliki, tapi sewaktu-waktu anda sulit untuk digapai. Kembangkanlah pelajaran ini sesuai dengan situasi dan kondisi anda. Semakin dia merasa sulit mendapatkan cinta anda, semakin besar dia menghargainya. Sebaliknya, bila dia merasa terlalu mudah untuk mendapatkan cinta anda, dia akan cenderung kurang menghargainya.

MAJULAH SELANGKAH DEMI SELANGKAH

Tidak usah tergesa-gesa untuk meyakinkan dia bahwa anda mencintainya. Dan tidak perlu terburu-buru mengharapkan dia merespon cinta anda. Biarkan bunga cinta itu bersemi pada waktunya. Yang penting anda terus menyiraminya dan memupukinya.

BERTAHANLAH TERUS

Bila anda merasa bertepuk sebelah tangan, jangan mudah frustasi. Bahkan seandainya dia tampak menolak, anda tidak perlu putus asa. Ingat langkah nomor 1 diatas! Kendalikan perasaan cinta anda. Introspeksilah, mungkin ada sikap anda yang perlu diperbaiki. Mundurlah sejenak untuk mengambil ancang-ancang agar langkah anda selanjutnya lebih mantap. Ingatlah..! bahwa daya tahan anda terhadap penolakkannya bisa menjadi daya tarik tersendiri dihatinya. Keteguhan hati anda membuktikan kesungguhan cinta anda padanya. Dalam hal ini wanita perlu lebih bijak. Umumnya pria kurang suka wanita yang terlalu agresif. Bertahanlah dalam kelembutan.