Translate

31/05/07

Romatika Cinta

Indah nian hidup jika penuh cinta, semua kan berjalan teratur. Kita hidup juga karena cinta dan kasih sayang dari Alloh. Kita dibesarkan dengan cinta kasih sayang dari orang tua kita. Menginjak usia dewasa, dikala udah dijadikan istri oleh pangeran yang kita cintai, maka kitapun juga kebagian cinta dari suami kita.

Hidup dengan suami tercinta. Hari2 penuh canda tawa, kemesraan, kehangatan dan penuh tanggung jawab. Karena sebagai seorang istri kita dituntut untuk melaksanakan aktivitas harian penuh tanggung jawab besar. Tak mudah peralihan dari hidup sebagai seorang gadis menuju kehidupan sebagai seorang istri. Banyak hal yang tadinya kita bisa lakukan sendiri sekarang menjadi butuh kerjasama dari suami. Tapi semua terasa menyenangkan, karena dipenuhi cinta suami.

Untuk mencapai puncak kebahagiaan tersebut, tak sedikit cewek yang harus bersusah payah menemukan calon pasangannya. Segala usaha harus dikerahkan untuk memperoleh kebahagiaan tersebut. Disamping sifat cewek yang suka tidak puas terhadap apa yang ia dapatkan, banyak juga yang merasa tidak puas jika harus diberikan kesempatan oleh orang lain dalam memilih pasangan yang ditawarkan oleh orang lain padanya.

Susah memang! Ketika kita udah suka, eh..si cowok malah ga suka ma kita. Ada juga yang cowok dah suka ma kita, tapi kitanya yang ga suka ma dia. Repooot! Itulah keajaiban mencari pasangan, indah, ngalir apa adanya, sangat menikmati bagi yang udah nemu, tinggal mengusahakan untuk mau memahami calon suami kita aja. Saling menyayangi, namun tak harus diperlihatkan sedemikian rupa, karena belum menikah.

Kehidupan setelah sendiri akan berdampak bagus, manakala keseharian kita selama hidup sendiri bagus; mempunyai akhlaqul karimah, istiqomah dijalan Allah, tidak menjalankan apa yang dilarang Allah, dan keadaan yang demikian akan dilanjutkan setelah menikah kelak.

Penantian panjang tak menyurutkan langkah untuk tetap bersabar atas ujian yang dijalani, yakni menunggu ’nd’. Resah gelisah pasti menyelimuti seseorang yang bakal membina rumah tangga bersama calonnya. Harap dan cemas, setiap saat selalu berdoa, agar penantian yang panjang ini segera berakhir bahagia, dengan adanya akad nikah.

Ujian dan cobaan selama masa pdkt dan rafa’, akan segera berbuah senyum kegembiraan manakala keduanya telah resmi menjadi suami sitri. Rasa bahagia yang tiada terkira. Allah tak kan membiarkan hambaNya berbuat maksiat, kecuali hamba tersebut yang tidak mengindahkan aturan Allah, naudzubillah.

Ujian sebelum dan sesudah menikah, semua kan terasa berat, namun jika masih sendiri, ujian ini terasa lebih berat. Disamping godaan dari teman2, juga karena banyaknya cewek atau cowok lain yang berusaha untuk dapatkan kita juga. Tinggal bagaimana kitanya melatih diri untuk dapat mencintai calon pasangan kita dengan serius, dan godaan tersebut tak kan hampiri kita.


Rasa jenuh memang kadang muncul, kapan nikahnya sih? Mungkin begitu, kata hati kita. Kita yang udah lama menunggu akad, tak kunjung datang pula. Yah! Harus terus sabar memang! Yang pasti pernikahan tersebut kan ‘jauh lebih dekat' dari hari kemaren.

Muncul keraguan, jika memang godaan dari cowok atau cewek lain kita ladeni, dan bahkan sempat larut dalam hari2 kita, meski sebentar. Namun, bagi yang berani bersumpah, bahwa calonnyalah yang ada di hati, yang amat ia sukai dan berharap kan jadi kekasihnya sepanjang hidup dan kehidupan di surga kelak, maka kekuatan cinta tersebut akan ditambahkan oleh Allah.

Bisa dirasakan teman, bagaimana rasa cemburu kita terhadap calon pasangan yang ditaksir cowok atau cewek lain, kan berbuah cinta mendalam pada calon pasangan.

Kita akan senantiasa mendoakan dia, agar tidak tergoda oleh cewek atau cowok lain. Kita yang bernyawa tidak akan rela jika calon kita diambil orang, lebih2 kelak jika udah resmi jadi suami atau istri kita.

Ujian lain adalah dari keluarga kita, saudara2 kita, teman2 kita yang udah kadung tau ’issue’ yang terjadi pada kita. Sedangkan hari H ’nd’ kita tidak ingin kita ungkap kemana2. Mereka akan bertanya terus menerus pada kita, kapan nikahnya mbak atau mas? Rasa jenuh, bosan, pada yang bertanya berkali2 juga akan muncul, jika kita tidak bisa mengatur urusan hati, maka kita udah down duluan atau bahkan sampai stress menghadapi hal ini. Maka, hendaknya ketika kita udah nemu seseorang, dah di’proses’, RAHASIAKANLAH PROSES KITA. Tapi SEBARKANLAH PERNIKAHAN KITA. Jangan sampai ketika masih ’PROSES’ udah nyebar berita tentang kisah kasih kita, karena dampaknya ga mengenakkan hati. Boro2 kita tenang, namun rasa bosan yang akhirnya menemani hari2 kita, Karena tiap kali ada sms yang ada Cuma "kapan kawin?? Jangan lupa undangannya lho!" atau kalau pas ketemu, pasti kata2 mereka yang kenal dengan kita, sedangkan diri mereka udah tau berita proses kita, maka hal yang diucapkan pasti ga jauh beda ma yang dalam sms tadi.

Maunya kita tenang, tapi malah ga jadi, itu juga karena kesalahan kita yang udah nyebarin berita proses kita.

Memang, heran juga! Kenapa mereka begitu semangat untuk mengetahui pernikahan kita. Padahal hal proses pkw udah biasa ada. Entahlah, yang pasti kita punya banyak teman, saudara, keluarga besar kita yang begitu menyayangi kita. Mungkin karena rasa sayang mereka yang berlimpah, akhirnya perhatian mereka terhadap kita juga berlebih. Disamping rasa bosan hadapi pertanyaan mereka, kita harus bersyukur pada Allah, Alhamdulillah banyak perhatian yang ngalir pada kita. Moga kata2 mereka, pertanyaan mereka, rasa igin tahu mereka merupakan doa, agar pernikahan kita disegerakan oleh Allah, amiiin.

Kuatkan hati dan pikiran untuk hadapi ujian dari Allah yang pasti kan mendera setiap kita yang beriman pada Allah. Hidup adalah ujian, agar kelak kita mudah dalam menjalani kehidupan akhirat kita, amin. Penantian panjang kita, kan berbuah senyum bahagia, kesempatan untuk meraih pahala yang besar kan segera tiba. Dengan terus beriman kepada Allah, dan mentaati suami kita kelak.

Pro: Aaiim
Di : S

30/05/07

Wanita Yang di Sunnah-kan untuk di Lamar

Dalam melamar, seorang pemuda dianjurkan untuk memperhatikan beberapa sifat yang ada pada wanita yang akan dilamar, diantaranya:

A. Wanita itu disunahkan seorang yang penuh cinta kasih. Maksudnya ia harus selalu menjaga kecintaan terhadap suaminya, sementara sang suami pun memiliki kecenderungan dan rasa cinta kepadanya.

Selain itu, ia juga harus berusaha menjaga keridhaan suaminya, mengerjakan apa yang disukai suaminya, menjadikan suaminya merasa tentram hidup dengannya, senang berbincang dan berbagi kasih sayang dengannya. Dan hal itu jelas sejalan dengan firman Allah Ta'ala,

Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri, supaya kalian cenderung dan merasa tentram kepadanya. Dan Dia jadikan di antara kalian rasa kasih dan sayang. (ar-Ruum:21).

B. Disunahkan pula agar wanita yang dilamar itu seorang yang banyak (bisa) memberikan keturunan, karena ketenangan, kebahagiaan dan keharmonisan keluarga akan terwujud dengan lahirnya anak-anak yang menjadi harapan setiap pasangan suami-istri.

Berkenaan dengan hal tersebut, Allah Ta'ala berfirman, Dan orang-orang yang berkata, 'Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami sebagai penyenang hati kami, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa'. (al-Furqan:74).

Dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, Menikahlah dengan wanita-wanita yang penuh cinta dan yang banyak melahirkan keturunan. Karena sesungguhnya aku merasa bangga dengan banyaknya jumlah kalian pada hari kiamat kelak.

C. Hendaknya wanita yang akan dinikahi itu seorang yang masih gadis dan masih muda.


Nabi Muhammad SAW pernah bertanya kepada Jabir, Apakah kamu menikahi seorang gadis atau janda? dia menjawab,"Seorang janda."Lalu beliau bersabda, Mengapa kamu tidak menikahi seorang gadis yang kamu dapat bercumbu dengannya dan ia pun dapat mencumbuimu?.

Karena seorang gadis akan mengantarkan pada tujuan pernikahan. Selain itu seorang gadis juga akan lebih menyenangkan dan membahagiakan, lebih menarik untuk dinikmati akan berperilaku lebih menyenangkan, lebih indah dan lebih menarik untuk dipandang, lebih lembut untuk disentuh dan lebih mudah bagi suaminya untuk membentuk dan membimbing akhlaknya.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam sendiri telah bersabda, Hendaklah kalian menikahi wanita-wanita muda, karena mereka mempunyai mulut yang lebih segar, mempunyai rahim yang lebih subur dan mempunyai cumbuan yang lebih menghangatkan.(H. Jami’ash_Shoghir)
D. Dianjurkan untuk tidak menikahi wanita yang masih termasuk keluarga dekat, karena menurut ilmu kedokteran, "Jika seseorang menikahi wanita dari kalangan keluarganya sendiri, maka kemungkinan besar anaknnya mempunyai daya pikir yang lemah."


E. Disunahkan bagi seorang muslim untuk menikahi wanita yang mempunyai silsilah keturunan yang jelas dan terhormat, karena hal itu akan berpengaruh pada dirinya dan juga anak keturunannnya. Berkenaan dengan hal tersebut, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

Wanita itu dinikahi karena empat hal: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscahya kamu beruntung. (HR. Bukhari),

F. Hendaknya wanita yang akan dinikahi itu taat beragama dan berakhlak mulia. Karena ketaatan menjalankan agama dan akhlaknya yang mulia akan menjadikannya motor bagi suaminya dalam menjalankan agamanya, sekaligus akan menjadi pendidik yang baik bagi anak-anaknya, akan dapat bergaul dengan keluarga suaminya.

Selain itu ia juga akan senantiasa mentaati suaminya jika ia akan menyuruh, ridha dan lapang dada jika suaminya memberi, serta menyenangkan suaminya berhubungan atau melihatnnya. Wanita yang demikian adalah seperti yang difirmankan Allah Ta'ala,

"Sebab itu, maka wanita-wanita yang shahih adalah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminyatidak berada di tempat, oleh karena Allah telah memelihara mereka". (an-Nisa:34).

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, "Dunia ini adalah kenikmatan, dan sebaik-baik kenikmatannya adalah wanita shalihah". (HR. Muslim, Nasa'I dan Ibnu Majah).

G. Selain itu, hendaklah wanita yang akan dinikahi adalah seorang yang cantik (menurut pandangan calon suaminya), karena kecantikan akan menjadi dambaan setiap insan dan selalu diinginkan oleh setiap orang yang akan menikah, dan kecantikan itu pula yang akan membantu menjaga kesucian dan kehormatan. Dan hal itu telah disebutkan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dalam hadits tentang hal-hal yang disukai dari kaum wanita.

Kecantikan itu bersifat relatif. Setiap orang mempunyai gambaran tersendiri tentang kecantikan ini sesuai dengan selera dan keinginannya. Sebagian orang ada yang melihat bahwa kecantikan itu terletak pada wanita yang pendek, sementara sebagian yang lain memandang ada pada wanita yang tinggi. Sedangkan sebagian lainnya memandang kecantikan terletak pada warna kulitbaik coklat, putih, kuning dan sebagainya. Sebagian lain memandang bahwa kecantikan itu terletak pada keindahan suara dan kelembutan ucapannya.


Yang jelas disunahkan bagi setiap orang untuk menikahi wanita yang ia anggap cantik sehingga ia tidak tertarik dan tergoda pada wanita lain, sehingga tercapailah tujuan pernikahan, yaitu kesucian dan kehormatan bagi tiap-tiap pasangan.

29/05/07

Bila Aku Jatu Cinta

Yaa…Alloh…
Aku minta izin
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau

Yaa…Alloh...
Aku punya pinta
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh

Ya…Alloh...
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengankasih-Mu
dan membuatku semakin mengagumi-Mu

Yaa...Alloh...Bila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu

Ya...Alloh...Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugrahkanlah aku cinta-Mu...
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu

Amiiin...!!

28/05/07

Janji Alloh bagi yang Menikah (2)

Salah satu kiat untuk menambah pundi-pundi kekayaan adalah berani menikah.

QS An-Nuur (24:32)Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Alloh akan memampukan mereka dengan karuniaNya. Dan Alloh Maha Luas (pemberianNya) lagi maha mengetahui.”

Inilah janji Alloh kepada kita dan orang disekitar kita untuk segera menikah karena Alloh. Kita harus memotivasi mereka. Jangan kuatir ! Jika mereka miskin, Alloh akan memampukan mereka, Alloh akan mengayakan mereka, syaratnya harus menikah karena mencari dan memperoleh ridho Alloh.

Jadi, masihkah ada hal yang menghalangi kita untuk menikah ? Masih takut miskin setelah menikah ?

Pahami Surat Al-Israa’ (17:31)”Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.”

Ternyata Alloh berjanji bahwa kekayaan karena berani menikah tidaklah dibatasi untuk suami istri, tetapi juga untuk anak-anak hasil pernikahan.

Subhanalloh, Alloh adalah Ar-Razzaaq, Dialah yang memberikan rezeki seluruh hambaNya.
Dari P.Adi Priyitno

21/05/07

Janji Alloh Bagi Yg Menikah

Ketika muda mudi akan menikah, biasanya akan timbul perasaan yang bermacam-macam. Ada rasa gundah, resah, risau, bimbang, termasuk juga tidak sabar menunggu datangnya sang pendamping, dll. Bahkan ketika yang dalam proses sekalipun masih ada juga perasaan keraguan.
Berikut ini sekelumit apa yang bisa kami ceritakan kepada muda/i agar dapat meredam perasaan negatif dan semoga mendatangkan optimisme dalam mencari teman hidup.
Inilah kabar gembira berupa janji Allah bagi orang yang akan menikah. Bergembiralah wahai saudaraku...
1. "Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula),dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)". (An Nuur : 26)
Bila ingin mendapatkan jodoh yang baik, maka perbaikilah diri. Hiduplah sesuai ajaran QH. Jadilah laki-laki yang sholeh, jadilah wanita yang sholehah. Semoga Allah memberikan hanya yang baik buat kita. Amiin.
2. "Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (kawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin maka Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui". (An Nuur: 32)
Sebagian para muda ada yang merasa bingung dan bimbang ketika akan menikah. Salah satu sebabnya adalah karena belum punya pekerjaan. Dan anehnya ketika para pemuda ini telah mempunyai pekerjaan pun tetap ada perasaan bimbang juga. Sebagian mereka tetap ragu dengan besaran rupiah yang mereka dapatkan dari gajinya. Dalam pikiran mereka terbesit, "apa cukup untuk berkeluarga dengan gaji sekian?".
Ayat tersebut merupakan jawaban buat mereka yang ragu untuk melangkah ke jenjang pernikahan karena alasan ekonomi. Yang perlu ditekankan kepada para muda dalam masalah ini adalah kesanggupan untuk memberi nafkah, dan terus bekerja mencari nafkah memenuhi kebutuhan keluarga. Bukan besaran rupiah yang sekarang mereka dapatkan. Nantinya Allah akan menolong mereka yang menikah. Allah Maha Adil, bila tanggung jawab para muda bertambah - dengan kewajiban menafkahi istri-istri dan anak-anaknya - maka Allah akan memberikan rejeki yang lebih. Tidakkah kita lihat kenyataan di masyarakat, banyak mereka yang semula miskin tidak punya apa-apa ketika menikah, kemudian Allah memberinya rejeki yang berlimpah dan mencukupkan kebutuhannya?
3. "Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya". (HR.Tirmidzi)
Bagi siapa saja yang menikah dengan niat menjaga kesucian dirinya, maka berhak mendapatkan pertolongan dari Allah berdasarkan penegasan Rasulullah Shallallahu `alaihi wa sallam dalam hadits. Dan pertolongan Allah itu pasti datang.
4. "Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir". (Ar Ruum : 21)
5. "Dan Tuhanmu berfirman : `Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kukabulkan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina' ". (Al Mu'min : 60)
Ini juga janji Alloh `Azza wa Jalla, bila kita berdoa kepada Allah niscaya akan diperkenankan-Nya. Termasuk di dalamnya ketika kita berdoa memohon diberikan pendamping hidup yang agamanya baik, cantik, penurut, dst.
Perhatikan juga waktu-waktu yang mustajab dalam berdoa. Diantaranya adalah berdoa pada waktu sepertiga malam yang terakhir dimana Allah `Azza wa Jalla turun ke langit dunia.
Perhatikan juga penghalang terkabulnya doa. Diantaranya adalah banyak pelanggaran, makan dan minum dari yang tidak halal, melakukan apa yang diharamkan Allah, dll.
Manfaat lain dari berdoa berarti kita meyakini keberadaan Allah, mengakui bahwa Allah itu tempat meminta, mengakui bahwa Allah Maha Kaya, mengakui bahwa Allah Maha Mendengar, dst.
6. "Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat". (Al Baqarah : 153)
Mintalah tolong kepada Allah dengan sabar dan sholat. Tentunya agar datang pertolongan Allah, maka kita juga harus bersabar sesuai dengan Sunnah Nabi Shallallahu `alaihi wa sallam. Juga harus sholat sesuai Sunnahnya dan terbebas dari bid'ah-bid'ah.
7. "Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan". (Alam Nasyrah : 5 - 6)
Ini juga janji Allah. Mungkin terasa bagi kita jodoh yang dinanti tidak kunjung datang. Segalanya terasa sulit. Tetapi kita harus tetap berbaik sangka kepada Allah dan yakinlah bahwa sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Alloh sendiri yang menegaskan dua kali dalam Surat Alam Nasyrah.
8. "Hai orang-orang yang beriman jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Diaakan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu". (Muhammad : 7)
Agar Allah menolong kita, maka kita tolong agama Allah. Baik dengan berinfak di jalan-Nya, membantu penyebaran/amar ma'ruf QHJ ,membantu melancarkan pengajian, melancarkan pkw juga dll. Dengan itu semoga Allah menolong kita.
9. "Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa". (Al Hajj : 40)
10. "Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat". (Al Baqarah : 214)
Itulah janji Alloh. Dan Alloh tidak akan menyalahi janjinya. Kalaupun Allah tidak / belum mengabulkan doa kita, tentu ada hikmah dan kasih sayang Allah yang lebih besar buat kita. Kita harus sangka baik pada Alloh. Inilah keyakinan yang harus ada pada setiap JM.
Jadi, kenapa ragu dengan janji Allah?

16/05/07

Karena Wanita ingin Dimengerti

Suatu ketika sepasang pengantin baru berjalan-jalan menikmati indahnya perkampungan yang masih belum tersentuh bising dan aroma kota. Ketika mereka bercanda, tiba-tiba terdengar suara dari kejauhan "Kuek.kuek.. kuek"

"Dengar sayang, ada ayam" kata istrinya
"bukan..bukan, itu suara bebek" kata suaminya.
"nggak, itu suara ayam" istrinya bersikeras.

"istriku..itu suara bebek, suara ayam itu bunyinya kukururyuuuuk, kalau bebek itu ya kuek..kuek.. kuek, nah itu bebek sayang, bukan ayam "kata suaminya mencoba menjelaskan.

"Nggak, aku yakin itu suara ayam" kata istrinya
"Sayang, itu bebek, kamu ini..kamuuuuuuuu" suaminya agak kesal
seketika itu basahlah pipi istrinya, dia menangis sambil tersendu tapi tetap berkata.
"Aku yakin itu ayam, bukan bebek" masih kata istrinya.
Kemudian sang suami sadar tak mau ribut lagi dan berkata.
"Ya kamu benar sayang, itu suara ayam" kata suaminya bersamaan dengan suara dari kejauhan ..kuek..kuek. .kuek..

Kadang seorang suami memang perlu bersikap demikian. Untuk sesuatu yang kecil dan sepele tak perlu terlalu diributkan. Yang terpenting adalah membangun keharmonisan rumah tangga. Pertikaian dan hancurnya rumah tangga seringkali terjadi karena kita meributkan hal-hal sepele. Maka dari itu, untuk mencegahnya kita perlu sesekali memahami isi hati seorang wanita yang kita cintai itu

Dan pada akhirnya, untuk menghormati dia, seorang wanita yang kita cintai, kita perlu bersikap bijaksana. Itu semua perlu dilakukan, seperti syair dalam lagu pop… karena wanita ingin dimengerti. Itu saja

Perbedaan COWOK GANTENG & COWOK JELEK, Menurut Para Cewek

Lurr.....
Hayooo...silahkan beri komentar (soale..yang nulis orang guanteng..!!)

Kalo cowok ganteng berbuat jahat, cewek-cewek bilang: nobody's perfect
Kalo cowok jelek berbuat jahat, cewek-cewek bilang: pantesan... tampangnya kriminal

Kalo cowok ganteng nolongin cewek yang diganggu preman, cewek-cewek bilang: wuiih jantan... kayak di filem-filem.
Kalo cowok jelek nolongin cewek yang diganggu preman, cewek-cewek bilang: pasti premannya temennya dia..

Kalo cowok ganteng pendiam, cewek-cewek bilang: woow, cool banget...
Kalo cowok jelek pendiam, cewek-cewek bilang: ih kuperr...

Kalo cowok ganteng jomblo, cewek-cewek bilang: pasti dia perfeksionis
Kalo cowok jelek jomblo, cewek-cewek bilang: sudah jelas... kagak laku...

Kalo cowok ganteng dapet cewek cantik, cewek-cewek bilang: klop... serasi banget...
Kalo cowok jelek dapet cewek cantik, cewek-cewek bilang: pasti main dukun...

Kalo cowok ganteng diputusin cewek, cewek-cewek bilang: jangan sedih, khan masih ada aku...
Kalo cowok jelek diputusin cewek, cewek-cewek bilang: ...(terdiam, tapi telunjuknya meliuk-liuk dari atas ke bawah, liat dulu dong bentuknya)...

Kalo cowok ganteng ngaku indo, cewek-cewek bilang: emang mirip-mirip bule sih...
Kalo cowok jelek ngaku indo, cewek-cewek bilang: pasti ibunya Jawa bapaknya robot...

Kalo cowok ganteng penyayang binatang, cewek-cewek bilang: perasaannya halus... penuh cinta kasih
Kalo cowok jelek penyayang binatang, cewek-cewek bilang: sesama keluarga emang harus menyayangi...

Kalo cowok ganteng bawa BMW, cewek-cewek bilang: matching banget... keren luar dalem
Kalo cowok jelek bawa BMW, cewek-cewek bilang: mas majikannya mana?...

Kalo cowok ganteng males difoto, cewek-cewek bilang: pasti takut fotonya kesebar-sebar
Kalo cowok jelek males difoto, cewek-cewek bilang: nggak tega ngeliat hasil cetakannya ya?...

Kalo cowok ganteng naek motor gede, cewek-cewek bilang: wah kayak lorenzo lamas ... bikin lemas...
Kalo cowok jelek naek motor gede, cewek-cewek bilang: awas!! mandragade lewat...

Kalo cowok ganteng nuangin air ke gelas cewek, cewek-cewek bilang: ini baru cowok gentlemen.
Kalo cowok jelek nuangin air ke gelas cewek, cewek-cewek bilang: naluri pembantu, emang gitu...

Kalo cowok ganteng bersedih hati, cewek-cewek bilang: let me be your shoulder to cry on
Kalo cowok jelek bersedih hati, cewek-cewek bilang: cengeng amat!!... Laki-laki bukan sih?

Kalo cowok ganteng baca e-mail ini langsung ngaca sambil senyum-senyum kecil, lalu berkata "life is beautifull"
Kalo cowok jelek baca e-mail ini, Frustasi, ngambil tali jemuran (mo jemur pakaian kali ya..), trus triak sekeras-kerasnya "HIDUP INI KEJAAAAMMM....!!!"

15/05/07

Tips menghancurkan Mental Block Perkawinan

Otak kita ..Apa kata mulut kita

Blocking mental yang masih sering muncul di otak kita, sebenarnya dapat kita kalahkan jika kita sering mengucapkan kata-kata yang positif. Karena otak kita apa kata mulut kita. Misalnya blocking mental: "ah akumudah sakit", "ah aku tidak bisa", dsb. Dapat kita kalahkan dengan sering mengucapakan kalimat sebaliknya seperti: "aku sehat!", "aku bisa!" dst. Begitu mulut kita mengucapkan kata "tidak bisa" otak kita langsung berhenti memproses tindakan yang perlu dilakukan selanjutnya.

Namun bila kita mengucapkan "aku bisa" maka kreatifitas otak akan mulai bekerja. Kita juga sering secara tidak sadar mengucapkan kata-kata negative yang pada akhirnya merugikan seperti "aku capek", "aku kesal", dsb. Padahal ucapan-ucapan tadi akan memprogram otak kita.

Incantation.
Ini lebih advanced dari afirmasi.

Dapat menggunakan: I-V-V-M (Idealisasi – Visualisasi –Verbalisasi – Materialisasi)
1.Lakukan Idealisasi, yaitu menentukan kondisi ideal yang hendak kita capai. Katakan "Saya akan menikah pada bulan September 2007 dengan idaman saya yg cantiknya seperti Titi Kamal
2.Kemudian visualisasikan kondisi ideal tadi secara jelas, imajinasikan seperti apa tampangnya, bodynya dan perangainya, dimana tempat menikahnya, apa saja yg terjadi disana, bagaimana wajah2 ceria memberi selamat pada Anda, dst.
3.Verbalisasi. Ucapkan, atau tuliskan dan share kepada teman, Ikel atau siapapun saudara kita, tentang idealisasi kita tadi.
4.Materialisasi. Pada waktu nya tiba kita harus siap melakukan tindakan2 untuk mewujudkan idealisasi tadi. Misalnya tiba2 saat ngaji ke Krukah, ada cewek yg tampangnya seperti idaman Anda tsb, cari tahu, minta kenalan, ajak Tim Pkw untuk memfollow up, ya....pokoke 'take action' lah atau pdkt.

Self-Hypnosis
Ini bukan stage hypnosis ala Mas Romi Rafael. Tapi langkah2 sederhana untuk mempengaruhi subconscious mind kita.

Caranya:
1.Tuliskan atau sediakan gambaran apa yang ingin kita capai, misalnya: memiliki wanita cantik yg mengerti kita, target menikah, dsb..
2.Setiap hari sebelum tidur siapkan catatan dan pandangi (kontemplasikan) gambaran kita tadi.
3.Dengarkan negative self talk yang muncul.
4.Catat semua negative self talk yang muncul, misalnya: - tidak punya biaya, - tidak punya koneksi, - tidak bisa ngomong, dst.
5.Buat counter statement dalam catatan negative self talk tadi. Misalnya:- tidak punya biaya (bisa pinjam P. Yudi),- tidak punya koneksi (hubungi tim PKW daerah lain-minta foto2nya), - tidak bisa ngomong (minta bantuan Mas Imam/P. Yudi, yg jago ngomong), dst.

Ulang kembali proses ini setiap hari hingga blocking terkikis habis.Untuk tiap orang perlu waktu yang berbeda-beda untuk mengikis Mental Block tadi. Selamat Mencoba...Moga Barokah (AB)
__._,_.___

10/04/07

Jika Engkau Jadi Istriku Nanti

Jika seorang lelaki ingin menarik hati seorang wanita, biasanya yang ditebarkan adalah berjuta-juta kata puitis bin manis, penuh janji-janji untuk memikat hati, "Jika kau menjadi istriku nanti, percayalah aku satu-satunya yang bisa membahagiakanmu," atau "Jika kau menjadi istriku nanti, hanya dirimu di hatiku" dan "bla...bla...bla..." Sang wanita pun tersipu malu, hidungnya kembang kempis, sambil menundukkan kepala, "Aih...aih..., abang bisa aja." Onde mande, rancak bana !!!

Lidah yang biasanya kelu untuk berbicara saat bertemu gebetan, tiba-tiba jadi luwes, kadang dibumbui 'ancaman' hanya karena keinginan untuk mendapatkan doi seorang. Kalo ada yang coba-coba main mata ama si doi, "Jangan macem-macem lu, gue punya nih!" Amboi... belum dinikahi kok udah ngaku-ngaku miliknya dia ya? Lha, yang udah nikah aja ngerti kalo pasangannya itu sebenarnya milik Allah SWT.

Emang iya sih, wanita biasanya lebih terpikat dengan lelaki yang bisa menyakinkan dirinya apabila ntar udah menikah bakal selalu sayang hingga ujung waktu, serta bisa membimbingnya kelak kepada keridhoan Allah SWT. Bukan lelaki yang janji-janji mulu, tanpa berbuat yang nyata, atau lelaki yang gak berani mengajaknya menikah dengan 1001 alasan yang di buat-buat.
Kalo lelaki yang datang serta mengucapkan janjinya itu adalah seseorang yang emang kita kenal taat ibadah, akhlak serta budi pekertinya laksana Rasulullah SAW atau Ali bin Abi Thalib r.a., ini sih gak perlu ditunda jawabannya, cepet-cepet kepala dianggukkan, daripada diambil orang lain, iya gak? Namun realita yang terjadi, terkadang yang datang itu justru tipe seperti Ramli, Si Raja Chatting, atau malah Arjuna, Si Pencari Cinta, yang hanya mengumbar janji-janji palsu, lalu bagaimana sang wanita bisa percaya dan yakin dengan janjinya?

Nah... Berarti masalahnya adalah bagaimana cara kita menjelaskan calon pasangan untuk percaya dengan kita? Pusying... pusying... gimana caranya ya? Iiih nyantai aja, semua itu telah diatur dalam syariat Islam kok, karena caranya bisa dengan proses ta'aruf. Apa sih yang harus dilakukan dalam ta'aruf? Apa iya, seperti ucapan janji-janji seperti diatas?
Ta'aruf sering diartikan 'perkenalan', kalau dihubungkan dengan pernikahan maka ta'aruf adalah proses saling mengenal antara calon laki-laki dan perempuan sebelum proses 'nd' dan pernikahan. Karena itu perbincangan dalam ta'aruf menjadi sesuatu yang penting sebelum melangkah ke proses berikutnya. Pada tahapan ini setiap calon pasangan dapat saling mengukur diri, cocok gak ya dengan dirinya. Lalu, apa aja sih yang mesti diungkapkan kepada sang calon saat ta'aruf?

1. Keadaan Keluarga Jelasin ke calon pasangan tentang anggota keluarga masing-masing, berapa jumlah sodara, anak keberapa, gimana tingkat pendidikan, pekerjaan, dll. Bukan apa-apa, siapa tahu dapat calon suami yang anak tunggal, bokap ama nyokap kaya 7 turunan, sholat dan ibadahnya bagus banget, guanteng abis, lagi kuliah di Brunei (ehm kerja bo..), pokoknya selangit deh! Kalo ketemu tipe begini, sebelum dia atau mediatornya selesai ngomong langsung kasih kode, panggil ortu ke dalam bentar, lalu bilang "Abah, boljug tuh kaya' ginian jangan dianggurin nih. Moga-moga gak lama lagi langsung di en-de ya Baah, kan bisa diajak ke Brunei!" Lho? :D

2. Harapan dan Prinsip Hidup Warna kehidupan kelak ditentukan dengan visi misi suatu keluarga lho, terutama sang suami karena ia adalah qowwan dalam suatu keluarga. Sebagai pemimpin ia laksana nahkoda sebuah bahtera, mau jalannya lempeng atau sradak-sruduk, itu adalah kemahirannya dalam memegang kemudi. Karena itu setiap calon pasangan kudu tau harapan dan prinsip hidup masing-masing. Misalnya nih, "Jika kau menjadi istriku nanti, harapanku semoga kita semakin dekat kepada Allah" atau "Jika kau menjadi istriku nanti, mari bersama mewujudkan keluarga sakinah, rahmah, mawaddah." Kalo harapan dan janjinya seperti ini, kudu' diterima tuh, insya Allah janjinya disaksikan Allah SWT dan para malaikat. Jadi kalo suatu saat dia gak nepatin janji, tinggal didoakan, "Ya Allah... suamiku omdo nih, janjinya gak ditepatin, coba deh sekali-kali dianya...," hush...! Gak boleh doakan suami yang gak baik lho, siapa tahu ia-nya khilaf kan?

3. Kesukaan dan Yang Tidak Disukai Dari awal sebaiknya dijelasin apa yang disukai, atau apa yang kurang disukai, jadinya nanti pada saat telah menjalani kehidupan rumah tangga bisa saling memahami, karena toh udah dijelaskan dari awalnya. Dalam pelayaran bahtera rumah tangga butuh saling pengertian, contoh sederhananya, istri yang suka masakan pedas sekali-kali masaknya jangan terlalu pedas, karena suaminya kurang suka. Suami yang emang hobinya berantakin rumah (karena lama jadi bujangan), setelah menikah mungkin bisa belajar lebih rapi, dll. Semua ini menjadi lebih mudah dilakukan karena telah dijelaskan saat rafak. Namun harus diingat, menikah itu bukan untuk merubah pasangan lho, namun juga lantas bukan bersikap seolah-olah belum menikah. Perubahan sikap dan kepribadian dalam tingkat tertentu wajar aja-kan? Dan juga hendaknya perubahan yang terjadi adalah natural, tidak saling memaksa.

4. Ketakwaan Calon Pasangan Apa yang terpenting pada saat ta'aruf? Yang mestinya menduduki prioritas tertinggi adalah bagaimana nilai ketakwaan lelaki tersebut. Ketakwaan disini adalah ketaatan kepada Allah SWT lho, bukan nilai 'KETAKutan WAlimahAN' :D Karena apabila seorang lelaki senang, ia akan menghormati istrinya, dan jika ia tidak menyenanginya, ia tidak suka berbuat zalim kepadanya. Gimana dong caranya untuk melihat lelaki itu bertakwa atau tidak? Tanyakan kepada orang-orang yang dekat dengan dirinya, misalnya kerabat dekat, tetangga dekat, atau sahabatnya tentang ketaatannya menjalankan lima bab. Misalnya tentang sholat 5 waktu, puasa Ramadhan, atau pula gimana sikapnya kepada tetangga atau orang yang lebih tua, dan lain-lain. Apalagi bila lelaki itu juga rajin melakukan ibadah sunnah, wah... yang begini ini nih, 'calon suami kesayangan Allah dan mertua.'

Inget lho, ta'aruf hanyalah proses mengenal, belum ada ikatan untuk kelak pasti akan menikah, kecuali kalau sudah masuk proses yang namanya en-de. Nah kadang jadi 'penyakit' nih, karena alasan "Kan masih mau ta'aruf dulu..." lalu ta'rufnya buanyak buanget, sana-sini dita'arufin. Abis itu jadi bingung sendiri, "Yang mana ya yang mau diajak nikah, kok sana-sini ada kurangnya?"
Wah..., kalo nyari yang mulia seperti Khadijah, setaqwa Aisyah atau setabah Fatimah Az-Zahra, pertanyaannya apakah diri ini pun sesempurna Rasulullah SAW atau sesholeh Ali bin Abi Thalib r.a.? Nah lho...!!!

Apabila hukum pernikahan seorang laki-laki telah masuk kategori wajib, dan segalanya pun telah terencana dengan matang dan baik, maka ingatlah kata-kata bijak, 'jika berani menyelam ke dasar laut mengapa terus bermain di kubangan, kalau siap berperang mengapa cuma bermimpi menjadi pahlawan?'

Saudaraku...semoga segera dipertemukan dengan pasangan hidup, dikumpulkan dalam kebaikan, kebahagiaan, kemesraan, canda tawa yang tak putus-putusnya mengisi rongga kehidupan rumah tangga. Kalaupun nanti ada air mata yang menetes, semoga itu adalah air mata kebahagiaan, tanda kesyukuran kepada Allah SWT karena Ia telah memberikan pasangan hidup yang selalu bersama mengharap keridhoan-Nya,

Buat apa lemari kaca
Jika tidak diisi kain
Buat apa bermain 'cinta'
Jika tidak sampe kawin

AJKK

22/03/07

Alasan Belum mau menikah

Banyak diantara muda-mudi yg belum menikah sampai sekarang beralasan BELUM QODAR tetapi salah satu PENYEBABNYA seperti tsb dibawah ini :

1. Banyak pertimbangan
Banyak pertimbangan kadang-kadang suka jadi kendala pernikahan. Kebanyakan menimbang membikin mereka jadi tambah ragu-ragu untuk mengambil keputusan

2. Milih-milih
Kebiasaan suka milih-milih juga bisa bikin jadi kendala. Memang semua manusia pengen yg super, pinter dan kece. Tapi kalau nyatanya 'calon' biasa-biasa saja, apa lantas jadi masalah. Jangan terlalu banyak memilih doong.. Lagian belum tentu loh yg kesannya Top didepan mata, Top juga dalamnya. Yang penting Innernya.

3. Kurang Pede
Perasaan kurang pede juga bisa jadi alasan buat mereka untuk mundur dari niat semula. Kurang pede sama diri sendiri (menganggap diri kurang pantas 'bersanding' sama 'calon') Sebenarnya kalau rasa sayang kita ke dia (calon) gede banget, yakin deh rasa kurang pede itu bisa di buang jauh-jauh.

4. Takut.
Perasaan takut biasanya terjadi sama mereka yg belum pernah kawin atau pertama kali. Memang dimana-mana yg serba pertama itu agak nakutin. Nikah itu asyiiik.. lagi. Ada yg sayang sama kita, ada tempat berbagi curhat, ada yg 'care' sama kita, enak kan? Seruu.. dan Asyik...bo.

5. Pegen Lebih
Keinginan punya calon 'lebih' juga bisa jadi salah satu kendala. Buat mereka, standar cowok/cewek yg baik, paham ternyata kurang cukup. Maunya ada kelebihan lain. Entah lebih cantik, Lebih ganteng, Lebih kaya dan lebih-lebih lainnya. Dan kalau itu terjadi, bisa-bisa mereka selalu menunda-nunda kawin. Kalau mereka ngototnya yg 'lebih' belum tentu dia mau sama kita. Jangan-jangan dia juga cari yg lebih dari kita.

6. Takut Mengecewakan
Perasaan takut gagal memang suka dibayangin oleh orang yg baru berniat kawin. Siapa sih yg pengen kegagalan? Apa lagi sudah banyak kasus perceraian. Padahal itu problemnya masing-masing belum tentu hal yg sama menimpa kita. Kalau kita sudah yakin 'calon' termasuk tipe orang yg 'baik' dan 'normal' berarti nggak perlu takut.

7. Takut Nyesel
Kata orang nikah itu ibaratnya berjudi, kita nggak tahu gimana endingnya, heppy atau gagal. Karena itu alangkah baiknya mereka nggak usah terlalu ngebebanin dengan perasaan takut mendapat orang yg 'salah' selama kita heppy bersamanya dan dia nggak memanfaatin kita, itu sudah pertanda baik kalau kita tidak salah memilih.

8. Takut ada yg lebih baik
Kita memang nggak pernah tahu 'apakah dia jodoh kita atau bukan' . Takut masih ada orang lain yg lebih pas buat kita. Kita masih saja terus nyari jodoh yg tersembunyi, padahal.......ada di depan mata!.

9. Ternyata nggak Seru Lagi.
Seringkali waktu 'pdkt' dia kelihatan oke banget, gemesin banget, seru banget dan bikin kita penasaran banget. Tapi seringkali pula dengan berjalannya waktu perasaan gemes dan penasaran itu lama-lama berkurang dan akhirnya nggak tersisa lagi. Dan kelihatan dia sebagai orang yg biasa-biasa saja di mata kita. Ogah deh ketemu lagi. Yaaah..... kalo itu mah namanya pembosan. Kalo belum apa-apa kita sudah bosan pada sesuatu, jangan harap hubungan kita abadi.

10. Plin-Plan
Susah menentukan karena saking banyak yg disuka. Suka sama si A, juga sama si B, si C, D. Kebanyakan susah menentukan pilihan....
Asal dia memiliki banyak kecocokan dengan kita.... udah aja sikaat...
Eh.... tapi itu semua tetap harus di Istiqorohin lho...!!!