Translate

Selasa, 25 Agustus 2015

Menikah


Menikah....
Tidak perlu mendapatkan orang yang sempurna


Menikah...
Adalah bab mengambil keputusan, setelah kamu melakukan proses pencarian.

Tidak ada manusia sempurna, selalu ada saja kekurangannya. 

Jika kamu melihat gadis cantik...di tempat lain juga ada gadis yang lebih cantik. Jika kamu tertarik pemuda tampan, di tempat lain juga ada pemuda yang lebih tampan.

Kamu hanya memerlukan seseorang yang akan menemanimu, mengerti dirimu, bisa menerima kondisimu, mau menjadi sahabatmu dalam suka dan duka, melewati hidup bersama dalam segala keadaannya.

Kamu tidak memerlukan seseorang yang sempurna untuk menjadi suami atau istrimu, karena memang tidak ada lelaki sempurna, tidak ada perempuan sempurna.

Siapapun yang kamu pilih untuk menjadi pendamping hidupmu, ia selalu memiliki kekurangan.  Sebagaimana dirimu pun memiliki kekurangan.

Maka jangan pernah berharap kesempurnaan dari manusia. Sebab kesempurnaan hanya milik Alloh.

Kamu hanya perlu memutuskan untuk memilih seseorang yang mencintaimu karena Alloh. Bisa menemanimu karena Alloh. Bisa membahagiakanmu karena Alloh

Rabu, 10 Juni 2015

Suami istri

Laki-laki yang sudah menikah disebut suami, perempuan sudah menikah disebut istri. 

Suami dan istri adalah dua makhluk yang tidak sama, tetapi satu dengan lainnya harus saling melengkapi. Kedua belah pihak harus saling mengerti dan memahami, bahwa mereka adalah makhluk unik yang berbeda dalam banyak sifat serta karakter.


Yang terpenting dalam menjalani kehidupan suami istri adalah berusaha saling

mengerti dan memahami sifat dan karakter masing-masing.  Maka ber-

komunikasilah dengan baik

Selamat Berbahagia buat Prima & Putri...
Barokallohulakumaa..

Jumat, 05 Juni 2015

Keluarga Bahagia

Dalil kunci keharmonisan dalam berumah tangga., yaitu “Hunna libasun lakum wa antum libasun lahunn” – QS Al-Baqoroh 187. Artinya; “Mereka (para istri) adalah pakaian bagi kalian (para suami) dan kalian (para suami) adalah pakaian bagi mereka (para istri).”

Merujuk pada pola kalimat di atas adalah model kalimat majemuk - setara. Artinya hubungan antara suami isteri adalah hubungan kesetaraan - saling membutuhkan. Tidak bisa berdiri sendiri. Atau yang satu lebih rendah dari yang lain. Penyebutan pertama dengan kata hunna (para istri) ini hanya ingin menunjukkan kaitannya dengan Surat An-Nisaa ayat 34 bahwa lelaki adalah pemimpin bagi wanita. Dengan pemahaman demikian, maka tidak akan tumpang tindih dengan dalil-dalil yang lain.

Kemudian penggambaran pakaian adalah penggambaran yang paling gamblang dan sederhana. Dan kita mafhum bagaimana fungsi pakaian yang biasa dipakai manusia. Pakaian berguna untuk beribadah.


Pernikahan adalah untuk menyempurnakan agama. Syaitan berteriak gagal ketika seorang pria mengucapkan ijab kabulnya. Sebab sudah sempurna agamanya 2/3 atau separohnya.

Pakaian berguna untuk menutup aurot/rahasia. “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu, dan pakaian indah untuk perhiasan.“ [QS. al-A’raaf : 26] Jika isteri mempunyai suatu kekurangan, suami tidak menceriterakan kepada orang lain, begitu juga sebaliknya. Pakaian berguna untuk perhiasan.  Isteri harus selalu tampil membanggakan suami, suami juga harus tampil membanggakan isteri. Jangan terbalik, saat keluar rumah istri atau suami tampil menarik agar dilihat orang banyak.  Sedangkan giliran ada di rumah suami atau istri berpakaian seadanya, tidak menarik, awut-awutan, sehingga pasangannya tidak menaruh simpati sedikitpun padanya.  Suami-istri saling menjaga penampilan pada masing-masing pasangannya.

Pakaian berguna untuk sebuah identitas. Identitas diri kalau sudah bersuami dan beristri.  Identitas/kepribadian yang menggambarkan eksistensinya sekaligus membedakannya dari yang lain. Sebagaimana disebutkan dalam al-Qur,an: “Yang demikian itu lebih mudah bagi mereka untuk dikenal …”. (Q.S. al-Ahzâb (33): 59). 

Pakaian berguna untuk pelindung, melindungi dari segala kemungkinan buruk.  Jika isteri sakit, suami segera mencari obat atau membawa ke dokter, begitu juga sebaliknya.  Seperti itu pula fungsi suami-istri yaitu saling melindungi dan menenteramkan, bukan menindas atau menciptakan ketakutan.  Selain fungsi dimaksud, pakaian juga perlu dirawat, dijaga, dicuci, diseterika dan diberi pengharum agar enak dan menyenangkan ketika dipakai, kapan saja.

Menariknya lagi, ayat ini diturunkan berkaitan dengan bab puasa. Artinya apa? Di luar kebutuhan dasar hidup yang lain, kebutuhan yang satu ini adalah kuncinya. Jangan pura-pura tidak butuh dan acuh tak acuh.  Allah Maha Pengasih dan Penyayang. Dan ini menjadi dasar hubungan paling hakiki antara suami dan istri. 

Selamat Berpuasa
Selamat berbahagia buat Pandu & Uris.....Barokallohulakuma..

Selasa, 28 April 2015

Mau Nikah....? (Wujudkan Mimpimu agar jadi Kenyataan)

Itu ucapan seorang anak muda...yang masih sangat muda menurut saya...karena dia baru semester I kuliah di UPN.  "Saya mau nikah pak...ngimpi kalee yaa....soale ga dapet ijin ortu".

Baru aja kuliah dah minta kawin....lho kalau dah ada yg disukai..? Memang sih...tapi masih dianggap anak kecil sama doi.  "Anak kecil looh...berani2nya ngomong kawin sama gue.....aku ini kakak kelasmu.!! gitu katanya

Begitu ceritanya lur...si anak muda ini tak patah semangat...dia berusaha menaklukkan perempuan yg barani melecehkannya.  Akan ku tunjukkan padanya...!!  Aku berani.!!

Lalu anak muda ini mengambil beberapa tindakan, supaya impian menikahnya ini bisa terwujud.

Naah...ngomong2 masalah mimpi ini, Minggu yll MM suteng sudah mempraktekkannya setelah pengajian MM

Berikut cara mengubah Mimpi menjadi kenyataan:
Buatlah Mimpi-mu itu sebagai Visi hidup
Jadikan Mimpimu sebagai visi atau tujuan hidup yang harus Anda capai bukan hanya sekedar mimpi belaka atau hanya sekedar berkhayal .
Membentuk Pola Pikir Positif serta Meningkatkan pengetahuan
Pola pikir kita harus bisa kita kendalikan dengan baik, biasakanlah untuk selalu membentuk pola pikir yang positif. Kenapa orang sering gagal dalam mewujudkan mimpinya?..hal itu dikarenakan mereka memiliki mimpi akan tetapi tidak mengimbangi mimpinya dengan pola pikir yang positif .



Buatlah susunan Rencana atau Strategi yang matang
Membuat rencana atau strategi yang matang tentang langkah langkah dan jangka waktu yang jelas yang akan anda tempuh untuk mewujudkan mimpi menjadi nyata.

Buatlah Tujuan atau Mimpimu yg SMART
Smart maksudnya ialah:
  • Specific, tetapkan mimpimu dengan jelas (spesifik) dan mudah dicapai
  • Measurable, target mimpi yang dapat diukur dengan jelas
  • Achievable, target mimpi yang dapat dicapai dengan realistis
  • Reasonable, penetapan target mimpi yang mempunyai pijakan yang kuat untuk dapat dicapai
  • Time Based, menetapkan kurun waktu yang jelas untuk mencapai target.
Segeralah bertindak (action)
Sebaik apapun mimpi dan rencana yang telah di susun dengan rapi jika Anda tidak pernah mau untuk memulai melangkah melaksanakan tindakan yang bisa mengantarkanmu kepada target maka semua mimpi Anda mustahil akan bisa terwujudkan.
Yakinlah bisa berhasil
Miliki keyakinan yang kuat bahwa kamu bisa berhasil mewujudkan mimpimu.

Evaluasi
Sering-seringlah meng-evaluasi dan temukan kesalahannya dimana, lalu perbaiki

Teruslah berusaha dan jangan Putus asa
Singkirkan jauh–jauh hal–hal yang bisa membuatmu menjadi  down atau berputus asa.  Abaikan omongan miring dari orang orang yang ingin melecehkan atau membuat anda lemah melanjutkan perjuangan.

Berdo’alah & Pasrahkan semuanya pada Alloh
Banyak berdoa dan senantiasa meminta pertolongan kepada Alloh. Dan serahkan semuanya pada Alloh.

Semoga semua mimpi Anda menjadi kenyataan...Amiiin 


Selasa, 14 April 2015

Toko Suami

Luur...

Penggambaran dibawah ini adalah tentang memilih dan mendapatkan suami
Inginnya sih...mendaptakan suami yang sempurna segalanya....
ada baiknya kita mempertimbangkan lagi kriteria dan selera kita

Selamat membaca....

Sebuah toko yang menjual suami baru saja dibuka di sebuah pusat kota dimana wanita dapat memilih suami…

Diantara instruksi-instruksi yang ada di pintu masuk terdapat instruksi yang menunjukkan bagaimana aturan main untuk masuk toko tersebut:

Kamu hanya dapat mengunjungi toko ini SATU KALI

Toko ini terdiri dari 6 lantai dimana setiap lantai akan menunjukkan sebuah calon kelompok suami. Semakin tinggi lantainya semakin tinggi pula nilai pria di dalamnya. Bagaimanapun ini adalah semacam jebakan. Anda dapat memilih pria di lantai tertentu atau lebih memilih ke lantai berikutnya tetapi dengan syarat tidak boleh turun ke lantai sebelumnya kecuali untuk keluar dari toko.

Tertarik dengan promo itu seorang wanita pun pergi ke toko “suami” tersebut untuk mencari suami…

Di lantai 1 terdapat tulisan seperti ini :
Lantai 1: Pria di lantai ini memiliki pekerjaan dan taat kepada Tuhan.

Wanita itu tersenyum kemudian dia naik ke lantai selanjutnya.

Di lantai 2 terdapat tulisan seperti ini :
Lantai 2: Pria di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, dan sayang kepada anak kecil.

Kembali wanita itu naik ke lantai selanjutnya.

Di lantai 3 terdapat tulisan seperti ini:
Lantai 3 : Pria di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, sayang kepada anak kecil, dan tampan.

” Wow.. keren”, pikir wanita itu penuh kekaguman.

Tetapi ia masih penasaran dan ingin terus naik ke lantai berikutnya.

Lalu sampailah wanita itu di lantai 4 dan terdapat tulisan
Lantai 4 : Pria di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, sayang kepada anak kecil, tampan, dan suka membantu pekerjaan rumah.

”Ya ampun… Aku hampir tak percaya”, serunya dengan mata berbinar-binar.

Tetapi tetap saja dia melanjutkan ke lantai 5 dan terdapat tulisan seperti ini:

Lantai 5: Pria di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, sayang kepada anak kecil, tampan, suka membantu pekerjaan rumah dan romantis.

Dia tergoda untuk berhenti tapi kemudian dia melangkah kembali ke lantai 6 dan terdapat tulisan seperti ini:

Lantai 6 : Anda adalah pengunjung yang ke 4.363.012. Tidak ada pria di lantai ini. Lantai ini hanya semata-mata bukti untuk wanita yang tidak pernah puas.

Terima kasih telah berbelanja di toko “Suami”. Hati-hati ketika keluar toko dan semoga hari yang indah buat anda.

~~~~~~~~~~~~~~
Moral dari cerita ini:

Cerita di atas memang tentang seorang wanita, tetapi itu hanya sebuah metafora saja, bukan? Siapapun dapat mengalami kasus yang serupa, tidak melulu soal mencari pasangan hidup. Begitulah, kebanyakan manusia dalam hidup ini tidak pernah merasa puas, selalu ingin lebih, ingin lebih, sampai akhirnya tiba pada suatu masa dimana dia akhirnya tidak mendapatkan apa-apa.